Form follow Function
Setelah
mengunjungi telaga warna di Dieng dan Telaga Menjer di Wonosobo, tour guide ku
pun bercerita.
Dahulu kala
ada sebuah sayembara yang lagi – lagi dibuat karena seorang putri cantik yang
sulit memutuskan akan menikah dengan pangeran yang mana.
Sayembara
kali ini adalah kedua pangeran tersebut harus membuat danau dan lagi-lagi
adalah waktu pembuatannya hanya satu malam …hm mengapa semua putri raja jaman
itu selalu begitu ya??
“Dan tebak
siapa pemenangnya?”, Mas Adi sang tour guide melempar tanya.
“Sang
pangeran yang membuat Telaga Menjer!”, jawab suamiku .
“Ya benar
sekali!”, Mas Adi melanjutkan cerita…. lalu pengumuman pun dibuat. Sang puteri yang sedang senang hatinya karena
akhirnya menemukan pangeran impiannya memutuskan untuk berlibur. Dalam
liburannya ia menemukan telaga yang sangat cantik, yang membuat ia penasaran
siapa pemilik telaga ini. Yang ternyata adalah sang pangeran yang kalah dalam sayembara
yang lalu.
“Hai
putriku”, Mas Adi menirukan sang Pangeran. “Maaf aku tidak bisa menyelesaikan
danau ini tepat waktu, karena telaga cantik ini harus kukerjakan dengan hati”
Dan seperti
yang kau tebak, sang putri membatalkan pernikahannya dan menikah dengan
pangeran kedua…the end…
“Tapi mas,
telaga Menjer ini kan memiliki fungsi yang lebih, dia menjadi sumber PLTA untuk
warga sekitar dibandingkan telaga warna yang hanya cantik.”, aku berkilah.
“Seharusnya
ya Mas, kedua pangeran tersebut bersatu. Pasti mereka akan memiliki perusahaan
developer yang sangat besar. Mereka bisa membuat suatu proyek yang fungsional
namun juga cantik. Form Follow Function !”, aw idealisme arsitek tiba-tiba
muncul dan suamiku pun hanya melirik dan tersenyum . 
Komentar
Posting Komentar